Minggu, 09 Desember 2012

Selamat Tinggal


Ku lalui malam ini seperti malam kemarin
Melewati malam dengan senyum harapan
Tapi
Malam kali ini menyedihkan
Bintang yang kuharapkan muncul
Sepertinya takut memunculkan dirinya
Mungkin karena awan kali ini tidak bersahabat
Tak ada bintang, langit pun jadi
Walau langit malam ini tidak secerah langit kamarin
Setidaknya aku masih bisa melihat indah ciptakan Tuhan
Aku bersyukur Tuhan memberikan ku sepasang bola mata ini
Untuk melihat betapa indahnya dunia yang ku tempati ini
Dan melihat betapa indah sosok dirimu yang diciptakan Tuhan
Saat ini
Aku melihat langit, mengakat jari telunjukku
Dan menulis namamu di langit itu
Apa kamu melakukan hal yang sama sepertiku?
Aku rasa tidak
Aku hanya terlalu berharap tanpa melihat apa yang sebenernya menjadi kenyataan
Pengabaianmu harusnya menyadarkanku untuk berhenti berharap
Pengabaianmu harusnya menyadarkanku untuk pergi dan tidak akan kembali
Pengabaianmu harusnya menyadarkanku bahwa kenyataanya kamu bukan untukku
Tapi mengapa itu hanya seharusnya
Aku ingin pergi tanpa kamu minta
Aku ingin menyadari tanpa kamu yang menyadarkanku
Aku ingin berhenti berharap tanpa kamu memintaku untuk berhenti
Ketahuilah
Kali ini aku akan mengikuti apa yang seharusnya dari dulu ku ikuti
Berhenti berharap karena pada kenyataanya
Harapanku tidak sama seperti harapanmu
Jika kamu meminta ku pergi
Baiklah aku pergi
Walau tidak semudah apa kamu minta
Tapi akan ku buat mudah jika aku mau melupakan
Aku akan seperti bintang
Yang takut muncul karena awan tidak bersahabat
Aku akan berusaha mencari awan lain
Yang mungkin lebih bersahabat dibanding awan milikmu
Aku akan menulis dilangit
Bukan lagi namamu
Tapi
Kata yang kamu minta sejak dulu
yaitu
Selamat Tinggal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar