Minggu, 30 Desember 2012

Hujan Cinta

                Salam kota hujan. Sepertinya sudah sangat lama jemariku ini, yang diciptakan oleh Tuhan tidak dipergunakan untuk menjalani kehidupan yang menyenagkan didunia. Ya Menulis. Inilah duniaku, kehidupanku dengan merangkai kata-kata menjadi kalimat lalu merubah menjadi sebuah kisah yang......... menurutku menarik. Tulisan dipenghujung tahun 2012, ada banyak kisah yang aku ceritakan untuk ditahun ini. Kita berawal dari liburanku. Bogor 23 Desember 2012. Ini awal mula liburanku. Bogor, yang biasanya disebut sebagai kota hujan. Disini tempat aku tersenyum bahagai karena susananya, penduduk sekitarnya, terutama kurcaci-kurcaci lucu yang dilahirkan dari rahim seorang bidadari cantik yang biasa kita sebut ibu menjadi pengakap arti kebahagian ku, kurcaci-kurcaci yang membuat ku tersenyum saat aku tak ingin tersenyum, yang membuat ku tertawa saat aku tak ingin tertawa, dan yang membuat aku bahagia saat aku mencoba mencari arti sebuah kebahagia. Anak-anak kecil. Entah apa penyebabnya aku cinta dengan dunia anak-anak mereka adalah separuh dari dunia ku dan meraka adalah mahkluk yang diciptakan oleh Tuhan yang mampu membuat aku bahagia dan karena itu aku menyebutnya kurcaci-kurcaci lucu. Merekalah yanga kan memepertemukanku dengan Cinta. Seperti halnya kehidupan dicerita dongeng  yang kubuat. "Hujan Cinta".
                    
                 Suatu hari, disebuah pedesanan dekat Istana, hiduplah gadis sederhana bernama Cinta. Dia hanya tinggal bersama ibunya yang sudah rentah usianya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari Cinta bekerja sebagai penjual bunga, di halaman belakang rumahnya terdapat kebun bunga yang sangat luas dan indah. Saat kicauan burung bernyanyi dan fajar mulai muncul Cinta segera bangun dan mengawali harinya dengan senyum, dan mengucapkan "Selamat Pagi" lalu beranjak dari tempat tidurnya menuju dapur dan mencium ibunya sedang memasak. Setelah itu dia bergegas untuk pergi kehalaman belakang dan menyambuat ratusan bunganya, "Salam Cinta duniaku" lalu bunga-bunga itu membuka mahkotanya lalu tersenyum dengan binaran mata kebahagian. Cinta memetik bunga mawar berwarna merah muda itu dan berbicara "Salam Cinta bunga-bunga cantikku" katanya dengan senyum pada setangkai bunga mawar itu 
"Salam kebahagiaan wahai putri cantik" kata bunga itu tersenyum. 
"Thank you, Apakah kau siap untuk membuat orang-orang tersenyum akan sosokmu?" 
"Apalah makna aku tumbuh didunia kalau tidak membuat manusia tersenyum bahagia akan sosokku, jadi lakukanlah"
Cinta pun tersenyum lalu mulai membuka mulut dan...... bernyanyi, dengan diiringi sekelompok bunga yang memainkan alat musik, ada lima bunga tulip yang memainkan piano, ada empat bunga mawar yang memainkan gitar, ada enam bunga melati yang bermain biola, lalu dua bunga matahari dan dua bunga herbras sebagai pengiring suara. Memetik bunga sambil bernyanyi dan tersenyum itulah hal yang paling membahagiakan untuk Cinta karena itulah hal yang menjadi sempurna dia terlahir kedunia yang indah, Tiba-tiba hujan turun. Cinta berhenti bernyanyi dan menatap langit lalu tersenyum, Kurcaci- kurcaci lucu turun dari langit bersama hujan, kurcaci-kurcaci itu terjatuh dihadapan cinta sambil tertawa "hehehe holla salam kebahagiaan untuk Cinta" kata sekumpulan kurcaci itu
"leho salam Cinta untuk kebahagiaan" kata cinta sambil tersenyum, lalu membentangkan kedua tanggannya. Dengan penuh semangat kurcaci-kurcaci itu datang menghampiri Cinta lalu memeluknya. 
"Princess, You are everything, we love you" kata sekumpulan kurcaci-kurcaci lucu itu
"You are my life, love you too" kata cinta sambil tertawa. Lalu sekumpulan bunga melanjutkan memainkan musik dan Cinta bernyanyi dan berjoget bersama dengan para kurcaci-kurcaci lucu itu ditengah hujan. Sang ibu tersenyum melihat tingkah putri semata wayangnya itu yang sangat bahagia dengan dunianya. Bunga, anak-anak kecil, hujan, dan musik. Adalah hidupnya dan alasanya untuk tetap tersenyum bahagia. Saat sedang asik bermain ditengah hujan, tiba-tiba salah satu dari kurcaci menangis
"kau kenapa?" tanya Cinta
"aku sedih, karena aku mendapat kabar dari Dewa Hujan bahwa kita tidak akan bertemu setiap hari" jelas kurcaci itu menangis.
"Maksudmu apa? bukannya dewa hujan telah menetapkan bahwa di desaku ini akan datang hujan setiap harinya?"
"tadi memang benar, tapi sekarang Dewa Hujan menetapkan bahwa hujan akan turun didesamu, 3 kali dalam seminggu, itu semua karena perintah Raja, karena sang Pangeran yaitu putra Raja suka sekali bermain hujan, dan setelah bermain hujan dia akan sakit, jadi Raja memenintahkan agar Dewa Hujan tidak menurunkan hujan setiap harinya" kurcaci itu menjelaskan sambil menangis. Tiba-tiba butiran air mata cinta jatuh bersama hujan
"Aku pasti akan merindukan kalian" Kata Cinta sambil menangis lalu sekumpulan kurcaci-kurcaci itu datang lalu memeluk cinta sambil menangis, musik yang diiringi bunga-bunga pun berhenti dan bunga-bunga pun ikut menangis.
"aku harus menemui Raja, bahwa apa yang diperintahkannya ini tidak adil" lalu cinta melepaskan peluaknnya lalu berlari menuju istana, dengan isak tangis bersama suara hujan cinta berlari dengan sekuat tenaga agar cepat sampai diistana. Hanya karena satu orang yang memerintah, akan merusak segalanya dihidupnya, Cinta tidak ingin kehilangan dunia dan kebahagiannya. Tiba dihalaman depan istana dia melihat seorang pemuda tampan yang sedang membentangkan tangan menutup mata lalu tersenyum dibawah hujan, Cinta melangkahkan kakinya mendekat dan mencoba untuk memegang pundaknya, lalu saat cinta memegang pundaknya, tiba-tiba pemuda itu mendorong tangan kirinya kebadan Cinta, lalu cinta terpeleset dan dengan sigap pemuda itu menangkap tubuh Cinta. Sepasang bola mata saling menatap, terdiam dan sunyi seakan suara hujan berhenti. Lalu tawa kurcaci-kurcaci datang membuyarkan suasana, pemuda itu melepaskan tangannya dari tubuh Cinta, lalu tersenyum.
Pangeran itu lalu mengulurkan tangannya "Aku Pangeran Hujan" lalu tersenyum ke arah Cinta.
Namun Cinta terdiam kaget menatap pemuda itu dan suara hatinya berkata "Jadi inilah orang yang menyebabkan aku akan kehilangan hidupku. Padahal ini yang selalu ku harapkan menemukan pangeran yang menyelamtkanku ditengah hujan, bukannya sudah kudapatkan apa yang ku mau?, Tapi aku yang kuharapkan datang malah membawaku kehilangan separuh dunia dan hidupku, ini bukan harapan tapi kehancuran. Aku takut jatuh cinta dengan harapanku yang tidak sejalan dengan kebahagianku, aku bahkan lebih memilih untuk kehilangan harapan mengenai cinta dibanding aku harus kehilangan kurcaci-kurcaci yang aku sayangi yang menjadi separuh hidupku" Lalu Cinta meneteskan air mata yang terbawa rintikan air hujan, memutuskan untuk pergi. Uluran tangan Pangeran Hujan tidak disambut baik oleh Cinta.
"Cinta, I Love You" Kata Pangeran Hujan yang menghentikan langkah Cinta. Pangeran itupun berjalan mendekati cinta lalu berdiri dihadapannya
"Aku Pangeran Hujan, pemuda yang diam-diam mencintaimu, kau memang baru pertama kali bertemuku, tapi aku sering sekali bertemu denganmu, bermain hujan bersama kurcaci-kurcaci lucu itu dan bernyanyi gembira bersama bunga-bungamu ditengah hujan, dan aku hanya dapat melihatnya secara diam-diam tanpa mau menghentikan kebahagiaanmu, tapi tiba-tiba kurcaci-kurcaci ini mengetahui bahwa aku sering sekali diam-diam mengamatimu dan mereka menyusun rencana agar aku beretemu denganmu sesuai dengan harapanmu, dan lalu kebohongan itu dibuat, maaf cara ku memang salah tapi aku hanya ingin harapanmu menjadi sempurna, tenanglah hujan akan terus turun setiap harinya, dan maafkanlah aku jika kebohongan ini yang pada akhirnya kau akan membenciku, aku hanya ingin kamu tahu Aku akan tetep mencintaimu" Pangeran Hujan pun mengungkapkan apa yang selama ini dia pendam, mencintai Cinta dalam diam adalah hal bodah yang dia lalukan tapi hal indah untuk tetap dirasakan. Tiba-tiba cinta pun memeluk Pangeran Hujan itu dengan isak tangis
"I Love You too" ucap cinta bersama tangis, bukan tangis kehancuran tapi tangis kebahagiaan. Hujan, Bunga, Kurcaci,  Musik dan bertamabah satu Pangeran Hujan adalah hal terindah yang telah Tuhan ciptakan tanpa Cinta ketahui dan pada akhirnya berujung kebahagiaan.

          Inilah kisah dongengku, harapanku yang ku ciptakan dalam diam. Memang terdengarnya bodoh tidak masuk akal tapi menurutku dongeng adalah sebuah mimpi yang aku percayai akan nyata pada nantinya, Suatu hari nanti entah kapan aku akan seperti Cinta yang pada akhirnya bahagia bersama harapana, dunia, dan hidupnya.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar